Sambut Ramadan, Polres Lebak Gencarkan Ops Pekat 2026

LEBAK, METROBANTEN.Com – Polres Lebak mengintensifkan pelaksanaan Operasi Pekat I Maung 2026 menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lebak.
Operasi tersebut merupakan bagian dari agenda Polda Banten dalam menekan penyakit masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Pelaksanaan kegiatan digelar Senin (16/2/2026) pukul 09.25 WIB di wilayah hukum Polres Lebak.
Kasat Samapta AKP Dedi Suhandi memimpin langsung kegiatan tersebut bersama unsur fungsi terkait, antara lain Satintelkam, Satbinmas, serta personel yang tergabung dalam Sprin Ops Pekat I Maung 2026. Operasi difokuskan pada penanggulangan premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, peredaran minuman keras, prostitusi, dan penyalahgunaan narkoba.
Petugas menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas premanisme dan warung yang disinyalir menjual minuman keras di Kecamatan Rangkasbitung. Dalam kegiatan itu, polisi juga memberikan pembinaan kepada sekelompok anak punk yang mengamen di lampu merah Malangnengah By Pass Jalan Soekarno Hatta.

Mereka diimbau tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas, seperti tawuran, konsumsi miras, maupun balap liar, terutama menjelang Ramadan. Selain itu, petugas mengamankan 25 botol minuman keras jenis anggur buah dari salah satu warung di Rangkasbitung.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan di ruang SPKT Polres Lebak untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Operasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Lebak menegaskan pihaknya akan terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan selama bulan suci. “Kami berkomitmen memastikan situasi tetap aman sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan nyaman,” ujarnya.
Operasi Pekat I Maung 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 25 Februari 2026 sebagai langkah preventif menjaga kondusivitas wilayah menjelang dan selama Ramadan 1447 H.(Ida/red)