BREAKING NEWS

Pemkab Serang Siapkan Penutupan PT Dadi Carbontech Indonesia, Diduga Cemari Lingkungan


SERANG,–METROBANTEN.Com Pemerintah Kabupaten Serang bersiap menutup PT Dadi Carbontech Indonesia yang beroperasi di Kampung Solor, Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara.

Rencana penutupan ini disampaikan Asisten Daerah (Asda) I Syamsudin mewakili Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dalam audiensi di Aula Setda Kabupaten Serang, Selasa (5/5/2025).

Dalam pertemuan itu, sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Kesbangpol, DPMPTSP, serta Satpol PP Kabupaten Serang.

Syamsudin menegaskan tiga organisasi perangkat daerah diminta segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten, mengingat perusahaan tersebut berstatus penanaman modal asing (PMA).

"Dinas Perijinan, Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP secepatnya berkordinasi dengan dinas terkait di pemprop Banten. Jika sudah berkordinasi dengan pemprop Banten dan setelah kordinasi Supaya perusahaan tersebut segera ditutup permanen jika memang benar dari 24 item perijinan tidak dilakukan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar ke depan penanganan perusahaan bermasalah dilakukan secara terpadu, bukan berjalan sendiri-sendiri.

"Saya minta kedepan nanti jika ada perusahaan yang diduga bermasalah baik dari perijinan maupun segi lingkungan. Tiga dinas yang ada di kabupaten serang harus turun bareng jangan sendiri-sendiri," tambahnya.

Sementara itu, Kabid Lingkungan Hidup, Ade Sopian, mengungkapkan pihaknya telah melakukan monitoring langsung ke lokasi beberapa hari sebelumnya.

"Kami sekitar hari kamis yang lalu berupaya melakukan monitoring langsung ke lapangan, dan terbukti perusahaan tersebut melakukan banyak pelanggaran dan didapati adanya pencemaran udara sesuai hasil laporan dari warga yang kami terima," katanya.

Ia menjelaskan, meski perusahaan masih berstatus PMA dan tengah mengurus perizinan di tingkat provinsi, proses administratif tetap berjalan di daerah.

"Namun karena perusahaan berstatus PMA mereka sedang mengurus(Hassan/red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image