Polres Serang Gelar Diklat Saka Bhayangkara 2026, Siapkan Generasi Muda Berkarakter dan Peduli Kamtibmas

SERANG-METROBANTEN.Com Polres Serang menggelar Upacara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Saka Bhayangkara Tahun 2026 di halaman Mapolres Serang, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program Commander Wish Kapolda Banten melalui program Poldik atau Polisi Peduli Pendidikan.
Sebanyak 60 peserta anggota Saka Bhayangkara Polres Serang mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut. Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, sementara pelaksanaan diklat dipimpin Kasat Binmas Polres Serang IPTU Maulana Tahir Tonga.
Sejumlah personel Sat Binmas Polres Serang turut hadir dalam kegiatan itu, di antaranya IPDA Jahidi, AIPTU Yanti Rahmawati, AIPTU Syahru Yanwar, AIPDA Imam Wiraharyana, BRIPKA Sigit Aditia Permana, BRIPKA Hadi Kuswara, serta anggota Sat Binmas lainnya.
Dalam arahannya, IPTU Maulana Tahir Tonga menegaskan bahwa Saka Bhayangkara merupakan wadah pembinaan generasi muda untuk membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan kepramukaan yang dipadukan dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang kebhayangkaraan, diharapkan dapat lahir generasi muda yang berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Maulana.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian diklat dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Menurutnya, pelantikan anggota Saka Bhayangkara tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi titik awal untuk mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadilah teladan bagi generasi muda lainnya, jaga nama baik organisasi, junjung tinggi kedisiplinan, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Polres Serang berharap para anggota Saka Bhayangkara tidak hanya memiliki wawasan kebhayangkaraan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda berkarakter positif yang mampu berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di tengah banyaknya tantangan pergaulan remaja saat ini, pendekatan semacam ini bisa dibilang menjadi cara polisi menanam benih kedisiplinan sejak dini. Bukan sekadar upacara pembukaan, tetapi juga upaya menyiapkan generasi muda agar tak hanya sigap di lapangan, melainkan juga kuat dalam karakter.(Ida/red)
