Dorong Kemajuan dan Pembinaan Sepak Bola, Badak Banten Dukung Bocis Cup Jilid III

LEBAK, METROBANTEN.COM – Turnamen sepak bola Bocis Cup Jilid III resmi digelar di Stadion Pilot Skim, Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Rabu (24/9/2026).
Dalam pembukaan turnamen tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ormas Badak Banten Provinsi Banten, Riswan Dainal Fansuri, menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga netralitas wasit dan panitia.
Menurut Riswan, kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi. Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga fair play, persaudaraan, serta kondusivitas selama pertandingan berlangsung.
"Sportivitas harus dijunjung tinggi. Netralitas wasit dan panitia menjadi hal yang utama. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti turnamen ini dengan baik dan tetap menjaga kondusivitas," ujar Riswan.
Ia mengatakan, selama penyelenggaraan Bocis Cup pada edisi sebelumnya, turnamen dapat berlangsung dengan baik dan tidak menimbulkan insiden yang merugikan peserta.
"Dalam perjalanan Bocis Cup, tidak ada sesuatu hal yang krusial. Turnamen sebelumnya yang pernah digelar selalu sukses dan tidak terjadi insiden yang merugikan peserta turnamen," katanya.
Pada Bocis Cup Jilid III, Ormas Badak Banten Provinsi Banten turut memberikan dukungan sebagai salah satu sponsor bersama Karang Taruna Kabupaten Lebak dan UPT Samsat Malingping.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran turnamen sekaligus mendorong perkembangan olahraga, khususnya sepak bola, di tengah masyarakat Kabupaten Lebak.
Riswan juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemain, official, wasit, panitia hingga suporter, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen.
"Kami berharap Bocis Cup Jilid III dapat berjalan lancar, sukses, dan tetap mengedepankan sportivitas. Jadikan turnamen ini sebagai ajang kompetisi sekaligus mempererat silaturahmi," pungkasnya.
Senada, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lebak H. Kuncoro Adhakiri menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan kebersamaan selama pelaksanaan Bocis Cup Jilid III.
Menurut Kuncoro, turnamen sepak bola tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan masing-masing tim, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan antarpemain dan masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi fair play dan menghormati keputusan perangkat pertandingan.
"Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga sportivitas, ketertiban, dan kebersamaan. Jangan sampai pertandingan justru menimbulkan persoalan. Mari kita jadikan Bocis Cup sebagai ajang silaturahmi dan kompetisi yang sehat," ujarnya.
Kuncoro juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung Bocis Cup Jilid III, termasuk Ormas Badak Banten Provinsi Banten dan UPT Samsat Malingping.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap perkembangan olahraga dan kegiatan kepemudaan di Kabupaten Lebak.
Dengan semangat sportivitas yang terus digaungkan, Bocis Cup diharapkan bukan sekadar urusan mengejar kemenangan di lapangan, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain dan masyarakat untuk membangun kebersamaan. Sebab, dalam sepak bola, skor bisa berubah, tetapi persaudaraan idealnya tidak ikut turun naik.
(Nce/red)