Kapolda Banten Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi di Jawilan, Akses Warga Segera Terbuka

SERANG–METROBANTEN.Com,-Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meresmikan ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Sadea, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Rabu (15/04). Pembangunan ini diharapkan membuka akses baru bagi masyarakat yang selama ini terisolasi sungai.
Peresmian ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya proyek. Jembatan tersebut akan menjadi penghubung utama antar kampung yang selama ini hanya bergantung pada akses terbatas.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Ketua Umum MUI Provinsi Banten A. Bazari Syam, serta jajaran pejabat utama Polda Banten dan unsur Muspika Kecamatan Jawilan.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan pentingnya pembangunan jembatan bagi warga Kampung Sadea. Wilayah tersebut selama ini terpisah sungai sehingga akses masyarakat, termasuk untuk pendidikan, menjadi terbatas.
“Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada percepatan konektivitas wilayah, peningkatan keselamatan, serta kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi jangka panjang bagi masyarakat. Jembatan diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga.
“Pembangunan ini adalah investasi bagi anak-anak kita, agar mereka dapat mengakses pendidikan dengan lebih aman, mudah, dan layak. Ini juga merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan solusi atas kebutuhan dasar, khususnya aksesibilitas, keselamatan, dan peningkatan kesejahteraan,” lanjutnya.
Kapolda juga menekankan bahwa proyek ini merupakan bagian dari implementasi semangat Polri Presisi. Ia mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam merancang pembangunan jembatan tersebut.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai problem solver bagi masyarakat. Saya mengapresiasi jajaran Polres Serang dan seluruh pihak yang telah berinisiatif serta berkolaborasi dalam merencanakan pembangunan ini,” tambahnya.
Menutup sambutan, Kapolda mengajak seluruh pihak ikut mengawal pembangunan hingga selesai. Harapannya, jembatan ini tidak hanya berdiri sebagai infrastruktur, tetapi juga sebagai simbol harapan baru bagi warga.
“Groundbreaking ini menjadi simbol dimulainya harapan baru bagi masyarakat. Untuk itu, saya mengajak seluruh pihak agar bersama-sama mengawal pembangunan ini hingga selesai, serta menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun demi kepentingan bersama,” tutupnya.
Jika tak ada kendala berarti, jembatan ini kelak bukan hanya mempersingkat jarak, tapi juga memperpendek daftar keluhan warga soal akses yang selama ini terasa “jauh di seberang sana”.(Ida/red)
