BREAKING NEWS

SDN 4 Gelam Tambah Kuota Siswa Baru, Tampung 76 Murid Kelas 1


SERANG,-METROBANTEN.COM – SDN 4 Gelam menggelar sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026–2027 di ruang kelas sekolah, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Sekolah Rini Ratna Ningsih, Lurah Gelam Endang Firmana, pengurus paguyuban sekolah, para ketua RT/RW, serta perwakilan lembaga pendidikan sekitar.

Dalam pemaparannya, Rini Ratna Ningsih menyampaikan keterbatasan daya tampung sekolah untuk siswa baru kelas 1.

“SDN 4 Gelam hanya memiliki dua kelas rombel untuk siswa baru kelas 1 yang selayaknya hanya menampung 28 siswa tiap kelas, tetapi karena disesuaikan dengan kebutuhan anak yang ingin masuk sekolah, maka harus dimusyawarahkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil kesepakatan akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Serang sebagai dasar kebijakan.

Sementara itu, Lurah Gelam Endang Firmana menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap terkait PPDB ini agar bisa berjalan dengan aman dan sesuai yang diharapkan,” katanya.

Ia juga meminta peran aktif RT, RW, dan paguyuban sekolah untuk menyosialisasikan hasil keputusan kepada warga.

“Setelah dapat hasil dari apa yang kita sepakati hari ini agar para RT, RW dan paguyuban sekolah bisa menyampaikan kepada masyarakat agar sudah mempunyai rencana akan bersekolah dimana anak-anaknya nanti,” ujar Endang.


Dari hasil pertemuan, disepakati tiap kelas akan menampung 38 siswa, sehingga total penerimaan mencapai 76 siswa untuk dua rombongan belajar.

Sekolah juga memprioritaskan calon siswa dari lingkungan terdekat, usia sesuai ketentuan, serta memiliki ijazah TK atau sederajat.

“ Kami prioritaskan tentunya untuk masyarakat yang berdekatan dengan sekolah, usia yang cukup dan memiliki ijasah dari TK atau yang sederajat,” kata Rini.

Saat ini, SDN 4 Gelam memiliki 11 ruang kelas, dengan pembagian dua ruang untuk kelas 1 dan kelas 2.

Pertumbuhan kawasan permukiman di sekitar sekolah turut menjadi faktor meningkatnya kebutuhan daya tampung siswa.

Dua perumahan baru yang mulai dihuni diprediksi akan menambah jumlah calon peserta didik pada tahun ajaran berikutnya.

Kondisi ini membuat kebutuhan ruang kelas baru (RKB) menjadi semakin mendesak.

Jika tidak diantisipasi, ruang kelas bisa jadi bukan lagi tempat belajar, melainkan sekadar ruang kompromi kapasitas.(Swr/red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image