Kapolda Banten Ajak Orang Tua Perketat Pengawasan Anak dari Narkoba dan Judi Online

SERANG-METROBANTEN.Com Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengajak para orang tua memperkuat pengawasan terhadap anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, judi online, balap liar, hingga tindak kekerasan. Ajakan itu disampaikan saat kegiatan Sholat Jumat Keliling di Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Imam Tarmudi, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan, Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol Murwoto, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, serta warga Perumahan Puri Kartika.
Dalam sambutannya, Hengki menyampaikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Banten secara umum masih aman dan kondusif. Namun, ia mengingatkan ancaman penyalahgunaan narkoba masih menjadi perhatian serius.
"Kami mengajak seluruh orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap putra-putrinya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Hampir setiap hari jajaran Polda Banten mengungkap peredaran narkoba maupun obat-obatan berbahaya seperti tramadol dan eksimer. Tentunya hal ini tidak dapat ditangani oleh kepolisian saja, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga dan masyarakat," jelasnya.

Kapolda juga meminta para orang tua mengawasi penggunaan telepon genggam anak agar tidak terlibat dalam praktik judi online.
"Pastikan anak-anak menggunakan telepon genggam secara bijak. Jangan sampai uang yang diberikan untuk kebutuhan sekolah justru digunakan untuk bermain judi online," ingatnya.
Selain itu, Hengki mengimbau orang tua memperhatikan aktivitas anak, terutama yang menggunakan sepeda motor pada malam hari, guna mencegah aksi balap liar. Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dalam melindungi anak dan perempuan dari tindak kekerasan maupun pelecehan seksual dengan segera melaporkan dugaan tindak pidana kepada kepolisian.
Memasuki musim kemarau, Kapolda turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran. Kebakaran akan berdampak pada pencemaran udara dan dapat mengganggu kesehatan masyarakat," imbaunya.
Di akhir kegiatan, Hengki mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk melaporkan kebakaran maupun warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
"Silakan manfaatkan Call Center Polri 110. Setiap laporan masyarakat akan segera kami tindak lanjuti sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat," tutupnya.
Melalui program Jumat Keliling, Polda Banten berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin sehingga berbagai persoalan keamanan dapat diantisipasi bersama sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.(Ida/red)