Pengajian Subuh Akbar di Masjid Baitul Amal Bahas Keutamaan Ilmu sebagai Bekal Dunia dan Akhirat

SERANG–METROBANTEN.Com- Pengajian Subuh Akbar di Masjid Baitul Amal, Komplek Korem Kodam III/Siliwangi RW 04 Cilaku, Kota Serang, Ahad (2/8/2026), mengangkat tema "Fadhilah Ilmu" yang bersumber dari Kitab Durratun Nasihin. Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Tubagus Agus Khoeroni, M.M., CMA., di hadapan jamaah yang memadati masjid usai Shalat Subuh.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DKM Masjid Baitul Amal Dr. H. Bahruddin, M.Pd., Ketua RW 04 Komplek Korem Sudirman (Purn. TNI), para ketua RT, tokoh agama, pengurus masjid, serta masyarakat sekitar.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Tubagus Agus Khoeroni menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim karena menjadi landasan dalam menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari.
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim dan muslimah. Karena dengan ilmu kita bisa membedakan yang halal dan haram, yang haq dan batil. Tanpa ilmu, ibadah kita bisa sia-sia. Dengan ilmu, tidur kita pun bernilai ibadah," ujarnya.
Ia menjelaskan, orang yang berilmu memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT. Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Mujadalah ayat 11 yang menyebutkan bahwa Allah meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.

Selain itu, penuntut ilmu juga memperoleh keutamaan karena didoakan oleh seluruh makhluk, mulai dari ikan di laut, burung di udara, hingga semut di dalam sarangnya.
Ustadz Tubagus Agus Khoeroni juga mengulas keutamaan menghadiri majelis ilmu. Menurutnya, majelis ilmu merupakan tempat turunnya rahmat Allah SWT, dipenuhi ketenangan, serta dikelilingi para malaikat.
"Majelis ilmu adalah taman surga. Setiap langkah menuju majelis ilmu menjadi sebab dihapuskannya dosa dan mendatangkan keberkahan bagi orang yang menghadirinya," katanya.
Ia mengingatkan bahwa ilmu tidak cukup hanya dipelajari, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu yang diamalkan, lanjutnya, termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia.
Selain membahas keutamaan ilmu, tausiyah juga mengajak jamaah untuk menjaga istiqamah dalam melaksanakan shalat berjamaah. Menurutnya, orang yang konsisten memakmurkan masjid akan memperoleh berbagai kemuliaan, mulai dari rezeki yang halal dan penuh berkah hingga kemudahan dalam menghadapi kehidupan di akhirat.
Menutup tausiyahnya, Ustadz Tubagus Agus Khoeroni mengajak seluruh jamaah menjadikan ilmu sebagai bekal hidup yang terus dipelajari, diamalkan, dan disebarkan kepada sesama.
Pesan utama yang mengemuka dalam Pengajian Subuh Akbar tersebut terangkum dalam tiga poin penting, yakni orang berilmu dimuliakan Allah SWT, majelis ilmu menjadi sumber keberkahan, serta ilmu yang diamalkan akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir sepanjang(Ida/red)