Polda Banten Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Perkuat Sinergi Antisipasi Bencana

SERANG-METROBANTEN.Com- Polda Banten menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Apel Polda Banten, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat sinergi lintas instansi dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Apel dipimpin Gubernur Banten Andra Soni didampingi Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Wakapolda Banten Brigjen Pol. Iwan Saktiadi, Kasrem 064/MY Kolonel Inf. Shofanudin, pejabat utama Polda Banten, para Kapolres dan Kapolresta, serta unsur TNI, BPBD, Basarnas, BMKG, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Damkar, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Dalam amanatnya, Kapolda Banten menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
"Apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata komitmen, kesiapan, dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Meskipun Banten bukan daerah dengan tingkat karhutla tertinggi, kita tidak boleh lengah," ujar Hengki.
Ia menjelaskan, perubahan iklim, musim kemarau yang berkepanjangan, serta aktivitas manusia menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diminta memperkuat patroli terpadu, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
"Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Perkuat koordinasi dan kolaborasi agar setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu," tegasnya.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, relawan, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat mitigasi bencana melalui kolaborasi lintas sektor.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya menyampaikan apresiasi kepada Polda Banten yang telah menginisiasi Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana. Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan," kata Andra Soni.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, seluruh unsur diharapkan semakin siap menghadapi ancaman karhutla. Sebab, ketika semua pihak bergerak bersama, pencegahan akan jauh lebih efektif daripada harus berjibaku memadamkan api yang telanjur membesar.(Ida/red)