BREAKING NEWS

Ratusan Rumah di Carenang–Binuang Serang Terendam Banjir


SERANG,-METROBANTEN.Com-Ratusan rumah di tujuh desa yang berada di Kecamatan Carenang dan Binuang, Kabupaten Serang, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga lebih dari 1 meter.

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga terganggu dan memaksa ratusan kepala keluarga mengungsi.

Warga terdampak dievakuasi ke sejumlah tempat penampungan sementara. Lokasi pengungsian meliputi masjid, musala, gedung sekolah, hingga tenda darurat yang disiapkan petugas dan pemerintah setempat.

Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna mengatakan, tidak seluruh warga memilih mengungsi. Sebagian warga dengan genangan air relatif rendah masih bertahan di rumah.

“Sebagian warga yang genangan airnya masih rendah memilih tetap tinggal di rumah, sementara yang terdampak cukup parah dievakuasi ke tempat pengungsian,” kata AKP Desma Priatna, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, jajaran Polsek Carenang telah melakukan penanganan sejak banjir terjadi. Langkah awal meliputi pengecekan lokasi dan patroli di wilayah terdampak serta titik-titik pengungsian.

“Kami melakukan cek lokasi dan patroli di daerah terdampak maupun di lokasi pengungsian untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga,” ujarnya.

Selain itu, Polsek Carenang menyalurkan bantuan sembako, mendirikan tenda darurat, dan memberikan layanan pengobatan gratis. Bantuan difokuskan kepada warga terdampak, khususnya lansia dan anak-anak.

“Kami juga memberikan bantuan sembako, mendirikan tenda, serta melakukan pengobatan gratis untuk masyarakat terdampak banjir,” jelas AKP Desma.


Pendampingan psikologis juga diberikan kepada warga terdampak. Polisi melakukan trauma healing kepada ibu-ibu dan anak-anak agar kondisi psikologis mereka tetap terjaga.

“Kami melakukan trauma healing kepada ibu-ibu dan anak-anak agar kondisi psikologis mereka tetap terjaga,” tambahnya.

Dalam penanganan banjir, Polsek Carenang terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Serang dan unsur terkait lainnya. Koordinasi dilakukan untuk mempercepat penanganan serta penyaluran bantuan.

AKP Desma Priatna menyebutkan, hingga saat ini genangan air di wilayah hukum Polsek Carenang belum surut. Kondisi tersebut dipengaruhi hujan yang masih berlangsung dan berpotensi meningkatkan debit Sungai Cidurian.

“Sebagai langkah antisipasi, kami mengimbau masyarakat untuk memutus aliran listrik di rumah yang terendam banjir serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area banjir,” pungkasnya.(Adim/Red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image