Momentum Nuzulul Quran, Kapolda Banten Perkuat Kolaborasi dengan Mahasiswa dan Insan Pers

SERANG,-METROBANTEN.Com – Kapolda Banten Hengki Haryadi mengajak mahasiswa dan insan pers memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan serta mendukung transformasi Polri. Ajakan itu disampaikan dalam peringatan Nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama di Masjid Baiturrahman Polda Banten, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan jajaran kepolisian, mahasiswa, dan wartawan dalam suasana Ramadan. Momentum keagamaan itu dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi sekaligus menegaskan peran masing-masing elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda mengingatkan bahwa Nuzulul Quran bukan sekadar peringatan seremonial. Menurutnya, turunnya Al-Qur’an menjadi pengingat penting tentang nilai moral yang harus hadir dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum Nuzulul Quran mengingatkan kita akan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan spiritual, tetapi juga memberikan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Kapolda Banten.
Acara tersebut mengangkat tema “Nuzulul Quran meningkatkan iman, takwa dan profesionalisme guna meningkatkan soliditas dalam mendukung transformasi Polri untuk masyarakat.” Tema itu dinilai menjadi pengingat bahwa nilai agama dan profesionalitas tidak perlu dipertentangkan.

Kapolda menegaskan iman dan takwa merupakan fondasi dalam membangun integritas aparat. Sementara profesionalisme menjadi bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan yang adil, transparan dan humanis kepada masyarakat.
“Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri Presisi, yaitu Polri yang prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan insan pers yang hadir. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang menjaga nilai kebangsaan.
Peran media juga disebut tidak kalah penting. Media dianggap menjadi jembatan komunikasi antara institusi negara dan masyarakat melalui informasi yang objektif dan akurat.
“Kebersamaan antara Polri, mahasiswa dan insan pers dalam momentum Ramadan ini menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi yang sehat serta memperkuat semangat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah Kapolda.
Menutup sambutannya, Kapolda berharap momentum Nuzulul Quran dapat memperkuat integritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kebersamaan ini semakin mempererat hubungan yang harmonis antara Polri, mahasiswa dan insan pers dalam menjaga keamanan, kedamaian serta kemajuan masyarakat di Provinsi Banten,” tutup Kapolda.
Di bulan Ramadan, forum seperti ini tampaknya bukan sekadar buka puasa bersama. Kadang, di sela takjil dan tausiyah, justru lahir percakapan penting tentang masa depan keamanan dan keterbukaan informasi di daerah.(Adm/red)